HASRAT
Aku tergulung gelombang ditengah lautan hasrat....
Terlihat nikmat dan terlampau memikat meski hanya sesaat....
Bagi kerdilnya pemikiran kaum terlaknat....
Untuk jiwa yang hampir sekarat dan mungkin kelak kan sesat....
Aku terpukau oleh lembutnya senyuman nafsu....
Meski kadang terasa mengganggu dibenakku....
Namun tak sedikitpun ku ragu akan hal itu....
Langkah kakikupun tak pernah surut dan terus melaju....
Tak terhalang oleh himpitan sang waktu, bahkan meski kerasnya baja palang pintu...
Kadang pikirkupun berkecamuk tak menentu.....
Kala sakit mendera dijiwa, saat hati terasa pilu....
Sesal akan kekhilafanpun kian mendekat dan bersarang di kalbu.....
Masihkah ada celah harapan untukku berteduh dan bersandar....
Dari panasnya terik sang surya dan gersangnya kemarau di Jiwa....
Agar mentari seindah pelangi dan cahayanya-pun tak lagi memudar....
Hingga kutemukan mata air pada rimbunan bambu di tengah Rimba..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar